Percobaan 2 

RANGKAIAN CLIPPER KONFIGURASI PARALEL

[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA]



1.Jurnal [Kembali]







2.Hardware [Kembali]
 







4.Analisa [Kembali]

Rangkaian clipper merupakan rangkaian yang berfungsi sebagai pemotong sinyal masukan yang berada diatas maupun  dibawah level tertentu. pada percobaan kedua ini, terdapat 3 besaran yang akan diamati, yaitu tegangan input Vi, tegangan output Vo, untuk masing-masing clipper potong atas maupun potong bawah. Pada saat Vi sebagai tagangan masukan bersifat sinyal sinusoidal dengan amplitudo yang lebih besar dari yang tercantum pada keterangan alat. pada alat tertera  nilai tegangan input sebesar 12V.
Pada Vo clipper atas (potong atas), Bentuk sinyal puncak yang dihasilkan adalah sinyal bagian atasnya terpotong, ini membuktikan bahwa clipper yang digunakan adalah jenis clipper positif. buktinya adalah  sinyal positif output mengalami pemotongan yang disebabkan oleh clipper. Saat setengah polaritas positif (foward bias) pada  tegangan input, dioda akan menghantarkan arus listrik (ON). artinya, Dioda terhubung singkat dan tegangan pada RL saat polarits positif ini sama dengan 0 atau mendekati nilai nol. Selama setengah polaritas setengan negatif (reverse bias)pada tegangan input, dioda akan menghambat arus listrik atau dapat disebut open circuit. akibatnya tegangan RL jauh lebih besar dibandingkan R, dan output yang dihasilkan mendekati -Vp. dapat disimpulkan bahwa Clipper positif (clipper potong atas) akan memotong sinyal diatas level 0V. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperleh dalam percobaan, dimana V max bernilai 10 V dan Min -12 V .
hal ini terlihat bahwa clipper memotong 2v dibagian positifnya.
gambar hasil clipper positif :
Pada Vo clipper bawah, bentuk sinyal puncak bagian bawah output akan terpotong. cara kerja rangkaian ini merupakan kebalikan dari clipper atas, yaitu dioda on atau bersifat konduktor saat setengah siklus negatif, sehingga output RL sama dengan 0V atau mendekati nilai nol. sedangkan saat berpolaritas positif dioda akan bertindak sebagai osilator, sehingga  tegangan  RL jauh lebih besar dari R, sehingga dihasilkan output yang mendekati +Vp. berdasarkan  dari data yang diperoleh saat peratikum, Vmax outpu bernilai +8v dan Vmin bernilai -4v pada saat bernilai negatif terlihat ada pemangkasan pada sinyal negatifnya. Disini dapat dilihat bahwa clipper memotong 4v dibagian negatifnya.
berikut hasil clipper negatif :






Tidak ada komentar:

Posting Komentar