Percobaan 1  

 RESISTANSI STATIK DIODA

[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA]


1.Jurnal [Kembali]





2.Hardware [Kembali]
 







4.Analisa [Kembali]

- Prinsip kerja berdasarkan percobaan 1 yang dilakukan, saat menggunakan dioda yang tidak diketahui polaritasnya, salah satu kaki dioda ditandai dengan tanda X. Saat kaki X dihubungkan dengan kabel (-) ohmmeter, maka resistansi dioda akan bernilai 5,01 Mega Ohm. saat kaki X dihubungkan dengan dengan kabel (+) ohmmeter, resistansinya menjadi overload. berdasarkan data resistansi yang diperoleh, kita dapat menentukan bagian yang bertanda X itu apakah itu anoda (+) ataupun katoda (-). saat kabel (-) dihibungkan ke kaki yang diberitanda, resistansinya jauh lebih kecil dibandingkan ketika kabel (+) yang dihubungkan. Arus listari hanya dapat mengalir ketika resistansi rendah atau disebut Foward Bias. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada bagian yang diberi tanda X merupakan bagian katoda dari dioda tersebut, karena resistansinya bernilai rendah saat kabel (-) dihubungkan. Dan bagian yang tidak diberi tanda merupakan anodanya. kesimpulannya adalah saat kondisi ketika kabel (-) dihubungkan dengan kaki diooda yang ditandai, saat itu merupakan foward bias, sehingga resistasi resistor sangat kecil. dan saat kondisi ketika kabel (+) dihubungkan dengan kaki yang diberi tanda merupakan reverse bias sehingga resistansinya menjadi lebih besar atau over load. cara lain untuk mengetahui bagian katoda dioda adalah deangan melihat tanda strip putih pada ujungnya. pada ujung yang terdapat strip putih merupakan katoda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar