Percobaan 1
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA]
1.Jurnal [Kembali]
4.Analisa [Kembali]
Pada
percobaan ini terdapat pengaruh clock pada rangkaian dimana untuk
membedakan jumlah power/bit yang memasuki rangkaian. hal ini dikarenakan
clock merupakan suatu pulsa-pulsa periodik yang digunakan pada flip
flop untuk mengubah keadaan pada salah satu sisi naik atau turun dari
pulsa clock. Pada rangkaian Asynchronous Counter, clock berfungsi untuk
mentrigger SR Flip-flop 1, apabila mendapati sinyal sebelumnya adalah 1
dan setelahnya 0 maka clock akan masuk ke flip-flop selanjutnya begitu
seterusnya sehingga membentuk pola menyerupai urutan secara biner.
Untuk
Output yang dihasilkan pada rangkaian ini berupa urutan biner,
dikarenakan pada clock yang merupakan suatu deretan pulsa yang naik atau
turun secara periodik, maka ketika mentrigger flip-flop pertama akan
menghidupkan lampu LED pertama, dan mentrigger flip-flop kedua agar
menghidupkan LED, setelah mati flip-flop pertama maka akan menghidupkan
flip-flop kedua, dan mentrigger flip-flop ketiga begitu seterusnya
sampai flip-flop ke-empat, sebuah flip-flop akan mati apabila flip-flop
sebelumnya telah mencapai satu kali periode.Grafik
clock, H0, H1, H2, dan H3 berbeda semuanya dengan pola seperti urutan
biner. Hal ini dikarenakan clock pada rangkaian mempengaruhi inputan
keadaan pertama pada flipflop.
digunakan untuk
menggeser suatu sinyal ke level dc yang lain. Untuk membuat rangkain
Clamper minimal harus mempunyai sebuah kapasitor, dioda, dan resistor,
disamping itu bisa pula ditambahkan sebuah baterai. Harga R dan C harus
dipilih sedemikian rupa sehingga konstanta waktu RC cukup besar agar
tidak terjadi pengosongan muatan yang cukup berarti saat dioda tidak
menghantar. Dalam analisa ini dianggap didodanya adalah ideal.
Read more at: http://elektronika-dasar.web.id/rangkaian-clamper-penggeser-sinyal/
Copyright © Elektronika Dasar
Read more at: http://elektronika-dasar.web.id/rangkaian-clamper-penggeser-sinyal/
Copyright © Elektronika Dasar



Tidak ada komentar:
Posting Komentar